4 Fakta Penting Vitamin D untuk Ibu dan Anak, Manfaat serta Sumbernya

Erlita Irmania
0
4 Fakta Penting Vitamin D untuk Ibu dan Anak, Manfaat serta Sumbernya

Apa Itu Vitamin D?

Vitamin D adalah vitamin yang larut dalam lemak yang penting untuk kesehatan tulang, otot, dan fungsi tubuh secara keseluruhan. Ada dua bentuk utama vitamin D, yaitu D2 yang juga dikenal sebagai ergokalsiferol, dan D3 yang juga dikenal sebagai kolekalsiferol. Sebagian besar kebutuhan tubuh akan vitamin D diperoleh dari paparan sinar matahari, meskipun beberapa makanan juga mengandung vitamin D.

Peran utama vitamin D adalah mendukung penyerapan kalsium dari sumber makanan. Kendati demikian, vitamin ini juga memiliki banyak peran penting dalam kinerja tubuh secara umum.

Peran Vitamin D untuk Anak

  1. Bantu penyerapan kalsium
    Peran vitamin D yang paling dikenal adalah menjaga kesehatan tulang dengan meningkatkan penyerapan kalsium di usus. Tanpa vitamin D yang cukup, tubuh hanya dapat menyerap 10 persen hingga 15% kalsium dari makanan. Dengan kadar vitamin D yang tercukupi, penyerapan dapat mencapai 30% hingga 40%. Kekurangan vitamin D pada anak-anak menyebabkan rakhitis, sementara pada orang dewasa menyebabkan osteomalasia.

  2. Menyehatkan tulang
    Vitamin D meningkatkan penyerapan kalsium dan membantu menjaga kadar kalsium dan fosfor yang cukup dalam darah. Semua ini berperan penting untuk kesehatan tulang dan gigi. Pada anak-anak, hal ini dapat mencegah kaki bengkok akibat pelunakan tulang, dan masalah gigi seperti gigi yang tidak terbentuk sebagaimana mestinya. Kekurangan vitamin D jangka panjang juga dapat menyebabkan osteoporosis, atau kepadatan tulang yang rendah, yang meningkatkan risiko patah tulang.

  3. Fungsi kekebalan tubuh
    Asupan vitamin D yang cukup dapat mendukung fungsi kekebalan tubuh yang baik dan mengurangi risiko penyakit autoimun. Peneliti percaya bahwa mungkin ada hubungan antara kekurangan vitamin D jangka panjang dan perkembangan kondisi autoimun, seperti diabetes tipe 1 dan artritis reumatoid. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengonfirmasi hubungan tersebut.

  4. Dapat mengatur suasana hati dan mengurangi depresi
    Penelitian telah menunjukkan bahwa vitamin D mungkin berperan penting dalam mengatur suasana hati dan mengurangi risiko depresi. Sebuah tinjauan terhadap 7.534 orang menemukan bahwa mereka yang mengalami emosi negatif dan menerima suplemen vitamin D merasakan perbaikan gejala. Suplementasi vitamin D dapat membantu penderita depresi yang juga mengalami kekurangan vitamin D. Studi lain mengidentifikasi kadar vitamin D yang rendah sebagai faktor risiko gejala fibromialgia, kecemasan, dan depresi yang lebih parah.

  5. Mencegah penyakit
    Asupan vitamin D yang tercukupi dikaitkan dengan berbagai risiko penyakit yang lebih rendah. Vitamin D dapat mengurangi risiko multiple sclerosis, berdasarkan sebuah studi tahun 2017. Orang yang tidak memiliki kadar vitamin D yang cukup mungkin berisiko lebih tinggi terkena infeksi dan penyakit autoimun, seperti artritis reumatoid, diabetes tipe 1, dan penyakit radang usus.

Peran Vitamin D untuk Ibu Hamil

  1. Menurunkan risiko preeklampsia
    Vitamin D ternyata terkait dengan risiko preeklampsia. Sebuah tinjauan tahun 2019 menunjukkan bahwa ibu hamil yang kekurangan vitamin D mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena preeklamsia dan melahirkan prematur.

  2. Menurunkan risiko kehamilan
    Peneliti dalam tinjauan tahun 2020 menemukan bahwa mungkin ada hubungan antara konsentrasi vitamin D yang lebih tinggi dan penurunan risiko kehamilan. Namun, para ilmuwan perlu melakukan lebih banyak uji klinis untuk mengonfirmasi hal ini.

  3. Cegah diabetes gestasional
    Beberapa penelitian mengaitkan status vitamin D yang buruk dengan diabetes gestasional. Ini dapat terjadi pada wanita yang punya riwayat diabetes maupun tidak.

  4. Melindungi dari infeksi bakteri
    Sebuah studi tahun 2015 menunjukkan bahwa mengobati kekurangan vitamin D juga dapat membantu menghilangkan vaginosis bakterial (BV) asimtomatik pada wanita usia reproduksi. BV dapat menyebabkan efek samping selama kehamilan. Namun, penelitian lain yang berfokus secara khusus pada ibu hamil tidak menemukan hubungan antara suplementasi vitamin D dan pencegahan BV, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut.

  5. Mendukung perkembangan otak anak
    Mendapatkan vitamin D yang cukup selama masa kehamilan berperan penting dalam menunjang perkembangan otak dan fungsi mental buah hati. Vitamin D memengaruhi protein yang terlibat langsung dalam pembelajaran, memori, kontrol motorik, dan perilaku sosial.

Sumber Vitamin D

  1. Sinar matahari
    Vitamin D memang dikenal sebagai vitamin sinar matahari. Ketika sinar ultraviolet (UV) dari sinar matahari bersentuhan dengan kulit manusia, 7-dehidrokolesterol bereaksi dan memicu produksi vitamin D3. Panjang gelombang ideal sinar UV adalah 295-297 nm. Gelombang ini mudah didapatkan di daerah tropis, serta selama musim semi dan panas di berbagai iklim lainnya. Meskipun sinar matahari memiliki efek positif terhadap produksi vitamin D dalam tubuh, tetap waspada paparan berlebihan yang justru berisiko kanker.

  2. Kuning telur
    Kuning telur merupakan sumber vitamin D yang baik, dengan sekitar 37 IU per kuning telur. Kuning telur juga mengandung banyak nutrisi penting lainnya, seperti protein dan lemak sehat. Menyertakan telur dalam sarapan atau makanan Anda dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan vitamin D harian sekaligus memberikan berbagai manfaat kesehatan.

  3. Salmon
    Ikan berlemak seperti salmon dan tuna selama ini dikenal karena mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi, yang penting untuk kesehatan otak. Faktanya, sederet ikan tersebut juga mengandung vitamin D. Vitamin D membantu penyerapan kalsium yang sangat penting untuk anak dalam masa tumbuh kembang. Kandungan omega 3-nya juga penting untuk menjaga fungsi kognitif dan mencegah penurunan kognitif.

  4. Keju
    Keju mengandung vitamin A, D, dan K. Semua itu berkontribusi terhadap kesehatan tulang. Belum lagi kandungan kalsium dalam keju yang juga tinggi.

  5. Minyak hati ikan kod
    Minyak hati ikan kod mengandung vitamin D dalam jumlah tinggi, yang menjadikannya suplemen yang baik untuk menjaga kesehatan tulang. Asupan vitamin D yang cukup dapat mengurangi risiko osteoporosis (pengeroposan tulang) dan patah tulang, terutama pada orang dewasa yang lebih tua. Selain itu, minyak hati ikan kod mendukung pertumbuhan dan perbaikan tulang, sehingga bermanfaat bagi anak-anak dan orang dewasa.

  6. Suplemen
    Vitamin D juga bisa didapatkan dari suplemen, dengan pertimbangan dan persetujuan dokter. Dosis suplemen vitamin D bervariasi, dan jumlah yang dibutuhkan bergantung pada kadar vitamin D Anda saat ini. Untuk sebagian besar orang dewasa yang sehat, Endocrine Society merekomendasikan dosis harian 1.500 hingga 2.000 IU. Namun, Anda mungkin memerlukan dosis yang lebih besar dalam kondisi tertentu, seperti jika kadar vitamin D Anda saat ini sangat rendah atau Anda kurang terpapar sinar matahari. Oleh karena itu, sebaiknya Anda meminta tenaga medis profesional untuk menguji kadar vitamin D Anda guna memastikan Anda mengonsumsi dosis yang tepat. Selain itu, konsumsi suplemen vitamin D berlebihan juga berisiko untuk kesehatan.






Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default