Yasika Aulia, Gadis Sulsel 20 Tahun yang Kelola 41 Dapur MBG dengan Latar Belakang Orang Tua Berpengaruh

Erlita Irmania
0

Peran Muda dalam Proyek Nasional

Media sosial dihebohkan dengan sosok Yasika Aulia Ramadhani yang viral karena mengelola 41 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Selatan. Diketahui bahwa satu lokasi MBG itu menerima dana sebesar Rp 10 miliar. Sosok Yasika Aulia Ramadhani diketahui adalah anak dari anggota DPRD Sulawesi Selatan, Yasir Machmud.

Yasika memiliki 41 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur makan bergizi gratis (MBG) yang tersebar di beberapa titik di Sulawesi Selatan. Ia bahkan menjadi viral setelah menguasai dapur MBG di Makassar. Dapur MBG Yasika tergabung dalam Yayasan Yasika Group.

Dapur-dapur tersebut tersebar di: * 16 di Kota Makassar * 3 di Parepare * 2 di Gowa * 10 di Kabupaten Bone

Selain itu masih ada pula dapur MBG yang masih berproses di Tanete Riattang, Tanete Riattang Barat, Tanete Riattang Timur, Tellu Siattinge, Dua Boccoe, dan Kajuara.

Perkembangan Dapur MBG

Saat meresmikan dapur MBG di Jalan Merdeka, Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Yasika meyakini bahwa dapur miliknya mampu menggerakan perekonomian sekitar. "Dapur-dapur MBG menggerakkan ekonomi lokal karena seluruh bahan baku dipasok dari petani, peternak, dan pekebun," katanya.

Ia bercerita sudah merintis membuat dapur MBG sejak awal Januari 2025. "Kami memulai dari Makassar sebagai pelopor makanan bergizi di Sulsel. Melalui Asta Cita MBG, kami ingin mempercepat pemenuhan gizi anak bangsa," katanya.

Profil Yasika Aulia Ramadhani

Berdasarkan penelusuran Tribunnews, Yasika Aulia adalah anak pertama dari pasangan Yasir Machmud dan Andi Tenri Engka. Ia memiliki dua adik bernama Yasika Dwi Ardina dan Yasika Raja Aditya. Meski berasal dari keluarga pejabat, Yasika diketahui masih sangat muda. Ia baru merayakan ulang tahunnya yang ke-20 pada Oktober 2025.

Ucapan ulang tahun dari sang ayah yang diunggah di Instagram memperlihatkan kedekatan antara Yasika dan keluarganya. Dalam unggahan akun @yasir_machmud pada 17 Oktober 2025, Yasir menuliskan doa panjang untuk putrinya tersebut. Ia berharap Yasika selalu diberi kesehatan, umur panjang, rezeki yang luas, serta keberkahan dalam setiap langkahnya.

Pengelolaan Dapur MBG

Di luar keluarga, Yasika juga dikenal sebagai pembina di Yayasan Yasika Group, lembaga yang menaungi pengelolaan dapur-dapur MBG di Sulawesi Selatan. Dalam kesehariannya, Yasika aktif menggunakan media sosial dan memiliki akun Instagram @yasikaauliaa dengan lebih dari tiga ribu pengikut.

Syarat Mendirikan Dapur MBG

Adapun syarat mendirikan dapur MBG antara lain: * Calon mitra harus memiliki badan hukum yang sah, seperti PT, CV, koperasi, yayasan, BUMDes, UMKM, atau badan usaha lainnya. * Menyerahkan dokumen seperti KTP, NPWP, NIB, akta pendirian badan usaha, dan SK dari Kemenkumham jika ada. * Menyertakan profil usaha atau organisasi dan proposal kerja sama yang menjelaskan rencana operasional. * Menyediakan data perwakilan resmi mitra, termasuk nama lengkap, NIK, KTP, nomor HP aktif, dan email pribadi. * Melakukan pendaftaran secara daring melalui situs resmi Badan Gizi Nasional (BGN) di mitra.bgn.go.id. * Memiliki dana operasional awal untuk menalangi biaya operasional sebelum pencairan dana bantuan dari pemerintah. * Melakukan kerja sama dengan lembaga yayasan yang berwenang untuk proses pencairan dana. * Standar fisik dan operasional dapur. * Berada di lokasi yang tidak lebih dari 20 menit dari sekolah penerima manfaat, dengan luas bangunan minimal 100 m². * Dapur harus bersih, dengan permukaan meja dan lantai yang mudah dibersihkan, serta tidak ada binatang dan serangga. * Memiliki ventilasi dan pencahayaan yang baik agar tidak pengap dan asap memiliki jalur keluar yang jelas. * Pintu masuk untuk bahan baku dan pintu keluar untuk makanan siap saji harus dipisahkan secara fisik. * Memiliki ruang kantor untuk Kepala SPPG, Akuntan, Ahli Gizi, dan ruang rapat. * Memiliki sumber air bersih, serta area cuci bahan, ruang inspeksi makanan, dan ruang distribusi yang memadai. * Kemampuan teknis dan sumber daya manusia. * Mampu memasak minimal 100–500 porsi makanan per hari. * Memiliki peralatan dapur yang memadai untuk skala produksi menengah hingga besar, terbuat dari food-grade stainless steel. * Menerapkan standar keamanan pangan dan HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points). * Memiliki SOP penyimpanan dan pengolahan makanan yang ketat. * Memiliki tenaga kerja yang terlatih dan tersertifikasi. * Menyusun menu yang bergizi dan seimbang.

Anggaran dan Pencairan Dana

Kepala BGN Dadan Hindayana menerangkan bahwa anggaran yang digelontorkan ke setiap dapur MBG sekitar Rp 10 miliar per tahun. Dana itu ditransfer langsung ke setiap dapur. "Uang dari Badan Gizi Nasional, kita kirimkan langsung melalui virtual account ke Satuan-Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dan kemudian di situlah uang akan bergerak. Di mana, satu Satuan Pelayanan (SPPG) akan mendapatkan anggaran rata-rata setiap tahun itu Rp10 miliar," katanya.

Anggaran tersebut dibagi menjadi: * 85 persen belanja bahan baku * 10,5 persen untuk membayar pekerja dan operasional.

Keputusan Kepala BGN RI Nomor 244 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Bantuan Pemerintah untuk Program Makan Bergizi Gratis Tahun Anggaran 2025 telah ditetapkan harga satu porsi MBG Rp 15.000. Sedangkan untuk jenjang balita dan peserta didik PAUD/TK/RA dan SD/MI kelas 1 sampai 3 maksimal Rp 13.000.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default